Janur Alum

Saya bikin lagu jawa berjudul “Janur Alum” yang artinya janur, merupakan daun kelapa yang masih muda berwarna kuning. Janur sering dipakai maayarakat untuk dekorasi atau penanda ada hajatan. Biasanya dipasang di tempat-tempat strategis sebagai penanda punya gawe (ada acara). Tak hanya jawa, bahkan di bali, pun hingga kini masih sangat subur pemanfaatan janur itu. Mungkin boleh dibilang umbul-umbul atau bahasa kininya rountag, T banner dll. Janur lebih sakral daripada mmt itu.

ilustrasi gambar dari google by louis devianart.com

Sedangkan ‘alum’ berarti layu atau tak segar. Janur Alum yang kumaksud dalam lagu ini adalah dengan muka yang layu karena memikirkan sesuatu.

Lagu Janur Alum berkisah tentang percintaan gadis dan jejaka yang sedang dilanda asmara ‘lagi sayang-sayange’. Namun tiba-tiba kandas karena ternyata sang kakak yang paling dicintai juga mencinta orang yang sama, yaitu pacarnya tersebut

Dilema, pilih meninggalkan pacarnya atau melupakan kebaikan kakaknya? Sang kakak sangat baik dan sering menolongnya disaat apapun berani berkorban untuk adiknya. Itu yang yang tak bisa dilupakan.

Dengan berat hati dia pilih meninggalkan pacar yang disayanginya demi kebaikan sang kakak. Dia tahu kekurangan kakaknya, sulit bergaul dan lambat untuk berpikir sehingga menjuhkan dari semua gadis. Orang tuanya pun mendesak agar segera mencari jodoh karena sudah berumur. Bahkan menyarankan adiknya melepas demi sang kakak. Adiknya selalu berkeluh kesah kepada gadis tersebut tentang kebaikan kakak termasuk kondisi kakak yang sebenarnya.

Mengapa gadis itu mau dipinang oleh sang kakak? Memang cinta, iba, atau justru demi pacarnya itu? Simak saja lagunya. Menurut anda bagaimana?

Yang jelas berakhir ke pelaminan dan langgeng.

JANUR ALUM
Cipt. Didiek Buntung
Bola bali mbok gawe loro
Nanging aku tetep tresno
Dino iki kok kuciwo
Medot ati sak rempelo
 
 
Kowe pilih kangmasku dhewe
Jare mbiyen  bagus adhine
Kadang tresno nutup moto
Nadyan  tetep kudu nompo
 
 
 
Reff.
Mbiyen mulo, aku kok ora ngiro
Saikine, aku kudu narimo
Mengko sore bakal nyeksekke kowe
Siramanmu ro kangmasku dhewe
 
 
Medot kowe pas  lagi sayang-sayange
Ati iki  jane sopo sing gawe
Janur kuwi wus ra kuning warnane
Alum ora seger koyo kowe

Dengar lagunya di https://www.youtube.com/channel/UC6OFcLdkhfiX51dFz5geyFQ/featured?view_as=subscriber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s