GRAB

Sentuhan kecil “klik” bintang 1 or bintang 5
Yang sangat berarti bagi mereka

Kupanggil Gocar dan selang 5 menit armada pun datang dengan supir yang sangat sopan walau mulai redup ketampananya. Tiba-tiba telponnya berbunyi dan kudengar seorang anak merengek :

“Ayah jahat, ayah jahat ! ” teriaknya di speakerphone.

Si bapak pun menjawab : “ssstt, ini ada penumpang jangan ganggu dulu” nadanya mulai mengeras.

Mungkin mau tutup pembicaraan itu, namun gak tega. Hingga akhirnya dibiarkan dan anak itu terus bilang : “ayah jahat ayah jahat”

“Tapi ayah kan sudah janji, harus ditepati” lanjut anak itu.

Kemudian ditutuplah paksa telepon itu oleh si ayah. Beliau bercerita bahwa malam ini dijanjikan pergi ke pameran PRPP semarang, namun karena belum dapat uang setoran sepertinya akan tertunda.

Tidak lama berselang, panggilan pun masuk bertubi-tubi hingga kusarankan berhenti menepi dan angkat telepon agar dijelaskan secara baik. Iba ku mendengarnya.

“Ya sayang” jawabnya lirih.

“Pokoknya cepet pulang, adik dah siap” kata anak itu kudengar lantang di telepon.

“Ini bapak masih dapat 7 penumpang belum dapat bonus. Sayaratnya sekarang harus dapat 8 penumpang baru kita dapat bonus untuk jalan2. Nanti kita nggak bisa makan lagi” ucap bapak itu yang mulai halus.

“Tadi adik telepon bilangnya udah 6 penumpang, ayah janji pulang. Ini masak sudah malam belum dapat 8 penumpang?” Eyelnya

“Sayang, hari ini penumpang jauh2. Ini saja luar kota di ungaran. Untung penumpangnya baik sekali, ini ayah disuruh berhenti dulu. Kalo adik marah terus nanti penumpang bisa kasih nilai bintang 1. Tambah kita nggak bisa makan, apa lagi jalan2” jawabnya semakin mesra.

Anak itu semakin luluh hatinya dan menjawab : “iya ayah. Semoga penumpangnya kasih bintang 5 ya ayah. Kita bisa jalan2.”

“Ya sayang terima kasih” lanjut ayah.

“Da … da … ayah, hati hati” anak itu mengakhiri teleponya.

Perjalanan kami lanjutkan dan ayah itu sambil bercerita tentang anaknya. Sepeninggal ibunya dia dirumah sama embahnya. Sementara dia kerja pagi hingga malam.

Tak hentinya, bersyukurlah.

buntungsuwung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s