E-family

#anak2ku

Entah kapan petualangan event ini akan berpangkal, sepertinya semakin menggairahkan. Setiap kota kujejakkan hingar bingar hiburan dan target kerumunan manusia. Sedikit mengurai tensi dan ketegangan. Walau kadang berakhir buntung tanpa untung. Event harus bisa bikin pengunjung berdecak ‘gumun’.

Bersama si biru hiace ini menyusuri jalan tol melintasi pulau. Sejak event di anyer, semarang, jogja, tuban hingga menembus batas panarukan menyeberang ke pulau dewata. Insyaallah setelah ini akan menyeberang membelah pulau andalas lagi.

Bak rumahku yang berjalan, anak istri bahkan peliharaan pun ikut serta mengarungi rimba. Keluarga macam apa ini? (gumamku). Jadi teringat masa kecilku, melihat potret nomaden para pemain kethoprak, topeng monyet ataupun sirkus pasar malam. Tidur di tenda, makan seadanya, mandi seperlunya, dll. Kini kami alami semua bersama team.

Tak jadi masalah dan kami benar2 menikmatinya. Apalagi kini didukung teknologi yg kian pesat. Dunia seolah ada dalam genggaman. Kubisa meremote dan berinteraksi dengan semua orang, walau secara daring. E-family kujulukinya.


buntungsuwung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s