TRAGEDI TOILET (part-6) bir plethok

“papa nenggak bir plethok”

Dan mulut ini masih enggan menerima asupan makanan.

Adalah senja tadi, saat matahari beringsut angslup, kami bergegas pulang ingin membongkar rasa penasaranku akhir2 ini ttg si ragil.
Tak seperti biasanya, belakangan ini si ragil jeje lebih memilih di rumah bersama temen2nya ketimbang pergi. Ada resa, ada hesa ada ardian dan siapa lagi gak tahu. Bahkan kakaknya bilang kalau tadi malam mereka pesta di kamar.

Krn penasaran, aku bongkar saja kamarnya dan kutemukan minuman seperti beer yang dikemas dalam botol air mineral pada kantung kresek di laci almari. Astaqirullah … Minuman oplosan mc donald yang pernah aku tenggak 20 tahun silam (…pikirku … ).

Krn takut mengandung sianida, akhirnya cuman aku jilat dikit. … Dan ternyata aman dari racun itu. Kemudian tak lama kuputuskan utk menenggak untuk membunuh penasaran yg selama ini menghantuiku.

Kutunggu 5 mnt barangkali alkohol sedang bereaksi. Fly efek pun tak kunjung datang dan pada akhirnya utk menutup kebosanan kupanggil si ragil :

“Jeje … kesini !!! , …. ini minuman apa kok kamu simpan rapat di almari?” Nadaku keras.

Jawab jeje : “kemaren malam saat pa2 luar kota, jj takut mau ke kamar mandi, terpaksa pipis di botol itu, lha knapa to pa??”

(…. duar …. bir plethok ….)

“Gak papa … Ya sudah … sana cuci mobill lagi yang bersih” …. sahutku sambil menahan mual dan malu.
Ke kamar mandi dan muntah seketika.

Pa2 perlu cuci pikiran dan hati nih biar bersih nggak banyak suudzon.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s