Misa, minta Susuk kolekte

Minta susuk di kolekte
=================

Kukira ini hari Minggu, kupagikan diri hendak ke bangunan bersalib itu. Guyuran air menyadarkanku ternyata meleset anganku. Mencoba mendaur ulang ingatan2 itu di amben merah bawah tangga, klangenanku.

Masih terekam saat ke kapel bersama si sulung yang baru berumur 8-9 tahun kala itu. Kududuk di barisan belakang karena datang terlambat pun agar bisa pulang secepat mungkin sing penting komuni. Itulah yang kutangkap ke gereja hanya sebagai rutinitas, dan adalah hal yang sangat keliru.

Tibalah saatnya acara kolekte (memberikan uang persembahan) yang diedarkan ke semua umat menggunakan keranjang plastik bakul nasi jaman itu.

Dan kini tiba giliranku seraya kurogoh uang dari saku. Kubuka dompetku, … sejenak kumelihat isinya, … Kaget karena tidak ada uang kecil. Berapa ingin kubersedekah??? …. Biasanya cukup 2 ribu tapi ini 5 ribuan pun tak ada.

Dalam pergolakan tiba-tiba si sulung merebut dan mengambil 2 lembar uang warna biru dan hijau itu secara cepat dan langsung memasukkan ke keranjang. Blaikkk ….

Kutengok sebelah kananku, mereka tersenyum, sementara disisi kiri anakku mengangguk isyarat ingin minta keranjang itu agar segera tiba gilirannya.

Kupandangi keranjang itu hingga ke belakang “mencorong” uangku biru dan hijau tak ada tandingannya. Seakan klayu, enggan jauh dari dompetku.

Antara tidak ikhlas dan mau minta susuk. Jujur aku nyesel buanget …

Nggak konsen dan gerah badan ini ingin segera pulang. Bagaimana tidak, itu bayaran ngamenku sekali pentas.

Akhirnya setelah komuni aku segera bergegas pulang. Dirumah kuluapkan kemarahanku kepada si sulung :

“Besok lagi jangan diulangi ya !!! nggak boleh sembarangan ambil uang dimasukkan ke tempat itu.”

Si sulung hanya terdiam menyesal ketakutan. Kalap diriku seolah hati ini tak bertuan pun tak berTuhan.

Minggu berikutnya pun aku masih jengkel dan nggak mau lagi ke gereja hingga 2 pekan.

Puji Tuhan lambat laun tersadarkan. Dan pastinya itu salah dan jangan ditiru.

Jangan berhitung untuk Tuhan,
DIA akan memberikan sesuatu yang tidak pernah diperhitungkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s