Selamat tinggal BOSS

Kami dikelompok-kelompokkan dalam sebuah ruang, pun masih disekat sesuai masing2 koloni. Tak hanya itu, kalau kuda hanya tak boleh menengok kekanan dan kekiri, ini kami bahkan tak boleh melongok ke depan karena partisi menyekat kami. Layar komputer mendominasi elegan, dihiasi foto-foto cantik keluarga tersayang serta tempelan beberapa nomor telepon penting disekitar. Tinggal kuputar kursiku aku sudah bisa meraih segala yang ada disamping ruang kerjaku. Itulah duniaku, itulah wilayah kekuasan yang mengisolasiku. …

Sementara bos nun jauh disana dengan fasilitas yang mewah.  Bos yang mana? Aku juga bingung. Ada kepala, ada wakil kepala, ada asisten, ada sekretaris, ada ketua regu, ada ketua divisi mana yang aku tuju?

Tak sekedar itu, kawan yg ingin menemuiku harus mengisi buku tamu menunggu antrian, di screening baru kemudian dipertemukan denganku dalam ruang itu.

Tersebut adalah suasana kantor setidaknya selama 20 tahun kumelanglang bekerja pada perusahaan swasta maupun negeri.

Kini … selamat datang UNBos!!!

Teknologi mutakhir memporak porandakan tatanan latah tersebut. Jaman now sudah hadir  media sosial, chatting, online store, online transportasi, kurir, online food, online payment, cloud dll yang serba cepat nan praktis.

Beberapa tahun belakangan kami telah berselingkuh dengan media daring itu. Yang akan membuat semua perubahan tidak mungkin menjadi mungkin.

Kini ketahuan, … Kami bekerja secara individu yang terbentuk dalam tim. Tim yang dinamis dan kreatif sesuai kebutuhan setiap saat yg meniadakan divisi. Warna baru menghiasi tatanan dan tataran kami. Suasana kantor bak dalam sebuah kafe, setiap hari kami selalu ganti meja kerja, sesuai selera yg kami pilih. Kami tak berhak atas ruangan, kami tak berhak atas meja itu. Semua milik bersama berbaur dengan sesama meniadakan sekat koloni. Musik mengalun dinamis, layar kaca pun menghidupkan suasana. Sruputttt … Kopi selalu membahasi dahaga, alangkah indahnya hidup ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s