Setia Kawan Emang Keren

EO ndeso mlebu kutho
==================

Setiakawan emang keren

Awalnya kami bersitegang sangat keras dengan mereka. Bahkan dokumen kami dibanting : ” (pruak) … EO macam apa ini, harga murah dan nggak wajar, bagaimana eventnya nanti, alamat pun tak kenal!” bentak mereka kepada kami bersepuluh. Kami hanya tertunduk berharap emosinya segera surut. Tapi justru kian meledak. “Buat surat pengunduran diri atau event saya batalkan !” lanjutnya. Lebih buruk tertegunku.

Setelah mereda, kami jelaskan semuanya tentang teknis pelaksanaan rancang bangun event tsb. Namun upaya yg sia sia karena semua argumen kami dimentahkannya. 
Kami pun hengkang dari ruangan itu dengan tangan dan pikiran hampa. Beberapa kejadian sempat terekam oleh hp kami. Kami keluar menuju hik angkringan ditepi sungai yg kulihat, namun jualanya nasi padang. Disitu kami saling curhat dan menengadah melangitkan harapan2 yg sepertinya sirna. BerPasrah menjauhi petaka. Kami hanya dipandang dengan satu mata.

… Memang, harga even yang kami buat tidak sesuai dengan standar mereka. Bukanya kami tidak tahu, namun memang kami nggak mau memakainya. Biaya kami berdasarkan survey lapangan. Pun sudah mempertimbangkan kelayakan dan profit. Akibatnya dana ratusan juta tidak terserap krn harga kami yang rendah. Dan mungkin itulah yg membuat mrk khawatir thd kinerja eo. Satu minggu kami digantung tanpa kepastian. Sementara hidup kami tergantung di hotel yang saben hari ada tagihan. He he he …

Mendung itu, H-5 kami dipanggil lagi utk presentasi dan membuat jaminan ttg keberhasilan event nanti. Benar2 gila. Dalam tempo 5 hari kami dituntut mengatur tamu 7ribu orang lebih, lengkap dengan menyediakan souvenir, memberi makan, memberi suguhan acara, tidak kehujanan dan tidak kepanasan. H-1 semua harus siap karena RI-1 akan hadir. Pernyataan tertulis diatas meterai disertai jaminan bank garansi. Satu lagi tuntutan mereka yg nggak logis :”saya nggak mau besok hujan, kalau hujan anda saya ginikan” sambil menginjak kakiku. Emang aku Tuhan??? Konsul aja ke bmkg (pikirku)… 

Bersama team kami berembug, maju kena dan mundur pun kena. Krn bbrp persiapan telah kami lakukan. Dan akhirnya kami pun sepakat #maju

Proses berlanjut, kami pontang panting kesana kemari. 24 jam kami terasa cepat. Berharap Tuhan membagi hari mjadi 48 jam per hari. Kerja sama dengan berbagai pihak instansi ataupun vendor. Dengan user pun kami sekarang bisa cair dan berkawan. Saling merangkul. Itulah modal awal yg kami butuhkan. Kooperatif dengan teman, menunjukkan rasa empati, sikap toleran serta menghargai keunggulan atau kelebihan orang lain itulah #setiakawan. Mungkin mereka lupa dg tema event itu.

Hasilnya … bak legenda roro jonggrang. Setiap jam berdiri kubah tenda roder. Ratusan pasukan langit merayap membuat flooring dan menata kursi. Algojo2 berdiri dengan pedang mengawasinya. Yang nulis ini pun mikir strategi. Tak peduli untung rugi.

Sekarang bisa anda lihat sendiri di video yg bbrp kali kami unggah. User kami pun puas. Acara sukses dengan 10 ribu orang hadir. Semua dapat makan. Semua dapat souvenir. Acara tertata rapi. 

Airmata pun pecah, nggregel nglihatnya. Pidato gubernur :”saya puas, baru kali ini lihat lay out seperti ini”. Pidato menteri : ” dekorasinya bagus”. Bahkan beliau tak beranjak pulang dan ikut naik ke panggung ikut berdendang bersama paduan suara.

Dan Tuhan pun tak menurunkan hujan saat acara berlangsung.

Puas menikmati segala prosesnya. Gusti ora sare.
Terima kasih semua yg terlibat. Setiakawan emang keren.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s