Ibuku ya Ayahku

Selamat ulang tahun

Dalam rongga itu kubertekuk membola bersemedi sembilan bulan.
Kutendang rahimmu hingga kontraksi kesakitan.
Diluar sana engkau jatuh tersungkur karena menggendong gabah dari selepan.
Semakin aku tak tahan dalam rongga kegelapan.

Beberapa hari kemudian sesuatu mendorongku melewati kawah keluar
Berlumur darah dan pecahan ketuban tersapu lahar
Kulihat ibuku sendirian dengan tetap tegar
Sendirian dalam persalinan yang hanya beralaskan tikar

Hadirku ke duniaku, ….
Mulai merangkak masa kecilku, ….

Jam 5 pagi tangan ibu sudah beku bersama es lilin
Sesudahnya menggendong es lilin bersama kue, gorengan, dan tahu asin
Siang hari engkau menjahit baju, berjibaku dengan mesin
Hingga larut malam engkau rampungkan seterika baju untuk kami salin

Oh, kasihan
Hanya satu kata jawabmu
Gawekke wedang ning, … “nggih”
Ojo lungo lungo ning …. “nggih”
Ora usah melu aku ning …. “nggih”
Iki salahmu ning …. “nggih”

Kutahu itu caramu mengasihi ayah
Yang sudah bersusah payah mencari nafkah
Walau ibu benar tak kan pernah membantah
Karena pasti menjadi tumpuan salah
Hingga ayah tiada, engkau tak pernah menyerah

Sejak itu, Ibuku ya Ayahku …

Kini terus bertambah usiamu.
Walau keriput kulitmu namun semakin cantik hatimu
Walau memutih rambutmu tapi semakin bersinar pancaran jiwamu
Semakin tua umurmu tapi semakin menggelora semangatmu
Nestapamu adalah harta karun dibalik kesuksesanku.

Ibuku ya Ayahku …

Kini mulai meranggas tubuhmu
Sejak gigimu palsu kau seperti residu
Kau mulai mendera sakit kepala sembilu pilu
Tanganmu sulit bersideku
Hingga semakin berkurang berat badanmu

Ibuku ya Ayahku …

Ada yang kau lupa kepada kami.
Engkau tak mengajarkan bahwa akan ada perpisahan diakhir nanti.
Engkau tak memberi gambaran jika ibu bisa bertambah tua seperti saat ini.
Aku tak mau itu terjadi, kuingin ibu hidup seabad lagi menemani.
Seperti rumah tua ini, akan selalu ada menaungi.

Ya Allah ya Rabi, …

Berkati ibu kami, yang kini sendiri.
Berikan kesehatan sepanjang hari.
Karena dia bukan hanya ibu, namun juga ayah kami.
Ijinkan kami merawatnya sepanjang hari.

Selamat ulang tahun ibu
Disaat bertambah usiamu
Semoga bertambah panjang hidupmu.
Keberharap sehat selalu

Oh Ibuku ya Ayahku Harkuswo Hartono Rudiyarto Kuswa Didiek Wong EO H Priya Sulistya Kane Kene Kane

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s